Kenapa Hap-hap bisa naik vertikal di pohon tanpa terjatuh? Inilah penjelasan Prof Umar
Imah Hejo - Hap-hap atau Flying Lizard adalah hewan unik, yang bisa naik pohon secara vertikal, bahkan berlarian tanpa terjatuh. Hap-hap juga memiliki kulit 'sayap' yang bisa mengembang, sehingga mampu melayang seperti terbang dari satu pohon ke pohon lainnya. Tentunya dari pohon yang lebih tinggi ke pohon yang lebih rendah.
Karena Hap-hap, bukan jenis burung yang mengepakan sayap kemudian terbang. Melainkan hanya melayang, dibantu kulit di ketiaknya yang difungsikan sebagai sayap.
Sehingga saat menjatuhkan diri, ia tidak jatuh vertikal, melainkan jatuh melayang dan mampu mengendalikan arah di pohon mana ia akan mendarat.
Video berikut ini adalah aktivitas Profesor Umar bin Enjang di Bangbayang, sebelah timur Gunung Gede, Cianjur. Prof Umar melakukan penelitian hewan unik ini.
Hewan yang tubuhnya mirip cicak atau tokek, saat merasa terancam kulit lehernya akan mengembang seperti duri di punggung buaya. Sehingga jika dibandingkan dengan ilustrasi hewan purba, akan ada sedikit mirip-miripnya.
Profesor Umar menjawab pertanyaan kenapa Hap-hap bisa berjalan naik-turun di permukaan pohon. Simak selengkapnya di video diatas penelitian Prof Umar mengenai Hap-hap di sebelah timur Gunung Gede Cianjur.
Karena Hap-hap, bukan jenis burung yang mengepakan sayap kemudian terbang. Melainkan hanya melayang, dibantu kulit di ketiaknya yang difungsikan sebagai sayap.
Sehingga saat menjatuhkan diri, ia tidak jatuh vertikal, melainkan jatuh melayang dan mampu mengendalikan arah di pohon mana ia akan mendarat.
Video berikut ini adalah aktivitas Profesor Umar bin Enjang di Bangbayang, sebelah timur Gunung Gede, Cianjur. Prof Umar melakukan penelitian hewan unik ini.
Hewan yang tubuhnya mirip cicak atau tokek, saat merasa terancam kulit lehernya akan mengembang seperti duri di punggung buaya. Sehingga jika dibandingkan dengan ilustrasi hewan purba, akan ada sedikit mirip-miripnya.
Profesor Umar menjawab pertanyaan kenapa Hap-hap bisa berjalan naik-turun di permukaan pohon. Simak selengkapnya di video diatas penelitian Prof Umar mengenai Hap-hap di sebelah timur Gunung Gede Cianjur.
Berikut ini adalah penjelasan lain mengenai Hap-hap terbang, tapi bahasanya encoang-encoeng, video dari orang bule di youtube: