Uang lebaran tiba-tiba hilang! Umar bin Enjang
![]() |
| Uang lebaran Umar hilang! |
Imah Hejo - Uang lebaran Umar bin Enjang tiba-tiba hilang, Umar nangis dan marah-marah.
Begini kronologi hilangnya uang lebaran Umar bin Enjang. Saat lebaran, pulang shalat sunat Ied (Kamis, 13/5/2021), Umar bin Enjang dikasih uang sama tetangga dan saudara-saudara.
Setiap dapat uang, Umar masukin uang tersebut ke saku celana bagian depan. Singkat cerita, dua saku depan celana Umar penuh semua.
Siang, sekitar jam 11.00 WIB, kami pulang ke Imah Hejo. Umar bin Enjang datang ke rumah langsung BAB.
Keluar dari WC Umar dicelana sendiri, seperti biasa. Lalu kami berkumpul di tengah rumah.
Uangnya hilang!
Umar bin Enjang sepertinya mau pamer, dia punya banyak uang di saku. Tangannya mulai masuk saku, dan di saku kanan uangnya tidak ada.
Padahal dua saku celana depan diisi uang semuanya. Umar mulai meraba saku celana depan bagian kiri. Sama, uangnya hilang!
Umar mulai panik, nangis dan marah-marah. Uangnya tidak ada di dua saku depan celananya. Kami semua iba, tapi biarin dulu. Lucu soalnya!
Umar bin Enjang terus merengek-rengek, kami semua yang melihatnya semakin tidak bisa menahan tawa.
Karena kasihan, akhirnya kami kasih tahu. Suruh Umar cek di saku celana bagian belakang!
Umar bin Enjang masukan tangan ke saku belakang, ternyata ada uangnya! Umar cek lagi di saku sebelahnya lagi, ada uang lagi.
Umar mulai hitung uangnya, semua lengkap. Tidak ada yang hilang. Umar mulai ketawa lagi.
Padahal dua saku celana depan diisi uang semuanya. Umar mulai meraba saku celana depan bagian kiri. Sama, uangnya hilang!
Umar mulai panik, nangis dan marah-marah. Uangnya tidak ada di dua saku depan celananya. Kami semua iba, tapi biarin dulu. Lucu soalnya!
Umar bin Enjang terus merengek-rengek, kami semua yang melihatnya semakin tidak bisa menahan tawa.
Karena kasihan, akhirnya kami kasih tahu. Suruh Umar cek di saku celana bagian belakang!
Umar bin Enjang masukan tangan ke saku belakang, ternyata ada uangnya! Umar cek lagi di saku sebelahnya lagi, ada uang lagi.
Umar mulai hitung uangnya, semua lengkap. Tidak ada yang hilang. Umar mulai ketawa lagi.


